| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan
kerja terhadap kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.
Penelitian dilaksanakan sejak Februari hingga Juni 2025 dengan populasi sebanyak
42 orang pegawai berstatus PNS, PPPK, dan BLU. Karena jumlah populasi terbatas,
maka penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan seluruh populasi
dijadikan sampel. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis
Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan
aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja
berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien jalur 0,365, t-
statistik 2,628 dan p-value 0,009. Lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan
terhadap kinerja dengan koefisien jalur 0,358, t-statistik 2,980 dan p-value 0,003.
Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien
jalur 0,293, t-statistik 2,755 dan p-value 0,006. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh
signifikan terhadap disiplin kerja dengan koefisien 0,743, t-statistik 4,010 dan p-
value 0,000. Namun, lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin
kerja. Disiplin kerja terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara motivasi
kerja dan kinerja pegawai, tetapi tidak memediasi hubungan antara lingkungan kerja
dan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya motivasi kerja sebagai faktor utama
dalam meningkatkan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui
pembentukan kedisiplinan |
en_US |