Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kecerdasan budaya
(cultural intelligence) siswa melalui penerapan model Problem Based Learning
(PBL) pada siswa kelas V SD Muhammadiyah 01 Medan. Latar belakang
penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam memahami
dan menghargai keberagaman budaya, yang disebabkan oleh pembelajaran yang
masih bersifat konvensional dan kurang memberikan pengalaman langsung
kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
quasi experimental design dan desain pretest-posttest equivalent groups. Sampel
penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model
PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen
penelitian berupa kuesioner kecerdasan budaya yang mencakup empat dimensi,
yaitu metakognitif, kognitif, motivasional, dan perilaku. Data dianalisis
menggunakan uji deskriptif, uji independent sample t-test, dan uji mann-whiteny
U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kecerdasan budaya
siswa yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.
Model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan seluruh dimensi kecerdasan
budaya siswa, karena mampu mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, serta
interaksi sosial yang lebih baik dalam konteks keberagaman budaya. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning
berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecerdasan budaya siswa sekolah
dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam
mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dan berbasis pada penguatan
kompetensi sosial-budaya siswa.