Abstract:
Kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih tergolong
rendah sehingga diperlukan pembaruan dalam proses pembelajaran agar
siswa lebih aktif dan terlatih dalam berfikir kritis. Salah satu inovasi yang
dinilai efektif adalah penerapan model pembelajaran Game Based Learning
(GBL), yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan unsur permainan ke
dalam kegiatan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode pra-eksperimen dan desain One Group Pretest–Posttest. Hasil
penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pretest
sebesar 55 menjadi 75 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan bahwa
seluruh data berdistribusi normal, sedangkan uji Paired Sample T-Test
menghasilkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ
diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran
GBL berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan
berpikir kritis siswa. Model GBL terbukti mampu menciptakan proses
pembelajaran yang lebih interaktif, me-nyenangkan, dan mendorong
keterlibatan siswa dalam menganalisis serta memeca-hkan masalah secara
kritis.