Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project
Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata
pelajaran IPAS kelas V SDN 060786 Medan Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang terlihat dari hasil belajar IPAS
yang masih banyak berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), serta
proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang
aktif dalam menganalisis dan memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain pretest
posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN
060786 Medan Timur, sedangkan sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan
kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay untuk mengukur
kemampuan berpikir kritis siswa. Data dianalisis menggunakan uji validitas,
reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan
model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir
kritis siswa pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata posttest
kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, serta hasil pengujian
hipotesis yang menunjukkan bahwa thitung > ttabel pada taraf signifikan 0,05.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based
Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas
V SDN 060786 Medan Timur.