Abstract:
Penelitian ini berawal dari kurangnya kemampuan siswa dalam berhitung
pada pelajaran matematika, terutama dalam materi perkalian di kelas V SDN
096758 Taratak Nagodang. Data menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih di
bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), di mana dari 20 siswa, 11 siswa (55%)
belum memenuhi kriteria dan hanya 9 siswa (45%) yang sudah memenuhi KKM.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa
dengan menerapkan model Problem Based Learning yang didukung oleh permainan
edukatif ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan
Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup tahap
perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian
terdiri dari 20 siswa kelas V SDN 096758 Taratak Nagodang. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui pengamatan dan tes belajar. Hasil penelitian menunjukkan
peningkatan pada hasil belajar siswa di setiap siklus. Pada awal, nilai rata-rata hasil
belajar siswa adalah 58,2% dengan kategori kurang. Setelah siklus I, nilai rata-rata
meningkat menjadi 58,3% dengan kategori baik, dan pada siklus II menjadi 78,35%
dengan kategori sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan
bahwa penerapan model Problem Based Learning yang didukung oleh permainan
edukatif ular tangga mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa dalam
mata pelajaran matematika pada materi perkalian di kelas V SDN 096758 Taratak
Nagodang.