Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan
edukatif Mini Sains Home terhadap kemampuan menganalisis proses perubahan
wujud benda siswa kelas III SD Negeri 060870 Medan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental berupa Nonequivalent
Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas III-A
sebagai kelas kontrol dan kelas III-B sebagai kelas eksperimen, masing-masing
berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal
pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa pada kelas kontrol memiliki rata-rata
pretest sebesar 44, sedangkan kelas eksperimen sebesar 40. Setelah diberikan
perlakuan, rata-rata nilai posttest pada kelas kontrol meningkat menjadi 60,39,
sementara pada kelas eksperimen meningkat lebih tinggi menjadi 82,61. Hasil uji
normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0,05,
dan uji homogenitas menunjukkan data homogen dengan nilai signifikansi sebesar
0,622 > 0,05. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test diperoleh
nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ
diterima.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media
permainan edukatif Mini Sains Home berpengaruh signifikan terhadap peningkatan
kemampuan menganalisis proses perubahan wujud benda siswa kelas III SD Negeri
060870 Medan.