Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa serta kurangnya
variasi bahan ajar yang menarik, khususnya pada materi cerita rakyat di kelas IV SD
Negeri 060786 Kecamatan Medan Timur. Permasalahan yang ditemukan yaitu
bahan ajar yang digunakan masih bersifat konvensional, kurang menarik secara
visual, serta belum mampu meningkatkan minat membaca dan keterlibatan siswa
dalam pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Langkah-langkah
pengembangan bahan ajar berbentuk koran Cerita Rakyat pada mata pelajaran
Bahasa Indonesia Fase B di SD Negeri 060786 Kec. Medan Timur, Jenis penelitian
yang digunakan adalah R&D (Research and Development) penelitian menggunakan
model ADDIE yaitu Analyze, Design, Development, Inplementation, dan
Evaluation. Hasil pengembangan bahan ajar oleh validator para ahli yaitu ahli materi
95% kategori “sangat layak”, ahli media 100% “sangat layak”, dan ahli Bahasa 93%
kategori “sangat layak”. Uji coba kepraktisan dilakukan oleh respon guru dan respon
siswa yaitu rspon guru 96% kategori “sangat praktis”, dan respon murid 98%
kategori “sangat praktis”, populasi dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas IV
serta melibatkan guru kelas sebagai responden. Secara keseluruhan, isi skripsi ini
membahas proses pengembangan bahan ajar berbentuk koran yang memadukan
cerita rakyat dengan desain media cetak yang menarik, meliputi tahapan
perancangan produk, validasi oleh para ahli, serta uji coba penggunaan di kelas.
Produk yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai sumber belajar, tetapi juga
sebagai media untuk meningkatkan minat baca, pemahaman teks, serta penanaman
nilai moral dan budaya lokal kepada siswa.