Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengembangan serta
kelayakan media pembelajaran Escape box pada materi bagian-bagian tumbuhan
di kelas IV SDN 101736 Medan Krio. Latar belakang penelitian ini didasarkan
pada rendahnya minat belajar siswa serta kurangnya penggunaan media
pembelajaran yang inovatif dan interaktif dalam proses pembelajaran IPA di
sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan suatu media yang mampu
meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar. Penelitian ini
menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model
pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design,
Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah
guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN 101736 Medan Krio. Peneliti melakukan
uji coba dengan melibatkan 20 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi angket
validasi ahli dan angket kepraktisan guru serta siswa. Validasi dilakukan oleh ahli
materi, ahli media dan ahli bahasa yang dimana hasil validasi menunjukkan
bahwa media Escape Box memperoleh persentase kelayakan sebesar 96% dari ahli
materi (sangat valid), 85% dari ahli media (sangat valid), dan 94% dari ahli
bahasa (sangat valid). Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa
guru memberikan penilaian sebesar 96% (sangat praktis) dan siswa sebesar 92%
(sangat praktis), Berdasarkan nilai yang diperoleh dari penilaian kevalidan dan
kepraktisan media pembelajaran Escape Box yang telah dilakukan dapat
disimpulkan bahwa media pembelajaran Escape Box dapat memotivasi peserta
didik untuk belajar dan membantu menciptakan suasana belajar yang menarik,
interaktif dan menyenangkan sehingga tercapainya tujuan pembelajaran secara
optimal bagi peserta didik kelas IV SDN 101736 Medan Krio dalam proses
pembelajaran khususnya pada materi bagian-bagian tumbuhan.