Research Repository

MEKANISME KEBERATAN ATAS PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DALAM SENGKETA PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR

Show simple item record

dc.contributor.author LUBIS, ADEL FITRIYAN
dc.date.accessioned 2026-04-24T02:57:49Z
dc.date.available 2026-04-24T02:57:49Z
dc.date.issued 2026-04-02
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30485
dc.description.abstract Sengketa konsumen dalam pembiayaan kendaraan bermotor sering terjadi antara konsumen dan pelaku usaha, khususnya terkait wanprestasi, penarikan objek pembiayaan, dan penerapan klausula baku yang merugikan konsumen. Untuk memberikan penyelesaian sengketa yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen membentuk Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagai lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan, namun masih tersedia upaya hukum keberatan ke Pengadilan Negeri yang berpotensi menimbulkan persoalan kepastian hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus yang bertujuan untuk menganalisis kewenangan BPSK, mekanisme pemeriksaan keberatan atas putusan BPSK di Pengadilan Negeri Medan, serta bentuk perlindungan hukum bagi konsumen dan pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberatan atas putusan BPSK merupakan bentuk kontrol yudisial oleh Pengadilan Negeri terhadap kewenangan dan prosedur BPSK. Namun dalam praktiknya, pemeriksaan keberatan sering kali tidak hanya menilai aspek legalitas dan prosedur, melainkan juga membuka kembali pokok sengketa, sehingga menimbulkan ketidakseragaman putusan dan mengurangi kepastian hukum. Selain itu, masih terdapat ketidakjelasan batas kewenangan absolut antara BPSK dan Pengadilan Negeri dalam menangani sengketa pembiayaan kendaraan bermotor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mekanisme keberatan atas putusan BPSK belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum dan berpotensi melemahkan fungsi BPSK sebagai lembaga penyelesaian sengketa alternatif. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih tegas mengenai ruang lingkup pemeriksaan keberatan serta pemahaman yang seragam dari aparatur BPSK dan Pengadilan Negeri agar perlindungan hukum bagi konsumen dan pelaku usaha dapat terwujud secara efektif. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Mekanisme en_US
dc.subject Keberatan en_US
dc.title MEKANISME KEBERATAN ATAS PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DALAM SENGKETA PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account