DSpace Repository

PERTANGGUNGJAWABAN KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA PEMBALAKAN LIAR BERDASARKAN UU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PERUSAKAN HUTAN (P3H)

Show simple item record

dc.contributor.author DYFA, NURLITA NINGRUM LUBIS
dc.date.accessioned 2026-10-08T06:24:44Z
dc.date.available 2026-10-08T06:24:44Z
dc.date.issued 2026-07-29
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32159
dc.description.abstract Pembalakan liar (illegal logging) merupakan salah satu bentuk kejahatan kehutanan yang menimbulkan dampak serius terhadap kelestarian hutan, keseimbangan ekosistem, serta kerugian bagi negara dan masyarakat. Dalam praktiknya, tindak pidana pembalakan liar tidak hanya dilakukan oleh perseorangan, tetapi juga melibatkan korporasi yang memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H) mengakui korporasi sebagai subjek hukum pidana yang dapat dimintai pertanggungjawaban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana korporasi, kualifikasi perbuatan korporasi yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pembalakan liar, serta bentuk dan mekanisme pertanggungjawaban pidana korporasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif dan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan (library research), meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan pendapat para ahli, serta bahan hukum tersier berupa kamus hukum dan ensiklopedia hukum. Seluruh data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana pembalakan liar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 secara tegas mengatur korporasi sebagai subjek hukum pidana yang dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindak pidana pembalakan liar. Kualifikasi perbuatan korporasi meliputi penebangan pohon tanpa izin, pengangkutan, pengolahan, dan perdagangan hasil hutan secara ilegal, serta kegiatan lain yang dilakukan secara terorganisasi dan bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum pidana, khususnya dalam memperkuat penegakan hukum terhadap kejahatan kehutanan yang melibatkan korporasi. en_US
dc.publisher UMSU en_US
dc.subject Pertanggungjawaban Pidana Korporasi en_US
dc.subject Pembalakan Liar en_US
dc.subject Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 en_US
dc.title PERTANGGUNGJAWABAN KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA PEMBALAKAN LIAR BERDASARKAN UU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PERUSAKAN HUTAN (P3H) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account