Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31809| Title: | PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS BACKWARD DESIGN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KECERDASAN EMOSIONAL DI SMA NEGERI 1 LUBUK PAKAM |
| Authors: | Kumala, Putri |
| Keywords: | Problem Based Learning;Project Based Learning;Backward Design;kemampuan pemecahan masalah;kecerdasan emosional |
| Issue Date: | Apr-2026 |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) berbasis Backward Design terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kecerdasan emosional siswa di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain pretest–posttest nonequivalent group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel sebanyak 72 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok eksperimen, yaitu kelas X-A sebagai kelompok eksperimen 1 yang diajar menggunakan model PBL berbasis Backward Design dan kelas X-B sebagai kelompok eksperimen 2 yang diajar menggunakan model PjBL berbasis Backward Design. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket kecerdasan emosional. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik inferensial setelah memenuhi uji prasyarat analisis, meliputi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah, dengan nilai F sebesar 18,407 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh signifikan pembelajaran problem based learning terhadap kecerdasan emosional dengan nilai F sebesar 44,326 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh signifikan pembelajaran project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah, dengan nilai F sebesar 18,40 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. (4) terdapat pengaruh signifikan pembelajaran problem based learning terhadap kecerdasan emosional dengan nilai F sebesar 44,3 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak. Model PBL berbasis Backward Design lebih dominan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan model PjBL berbasis Backward Design lebih efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedua model pembelajaran berbasis Backward Design efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV), untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa secara seimbang. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31809 |
| ISSN: | issn |
| Appears in Collections: | Masters in Mathematics Education |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| TESIS PUTRI KUMALA 2420070014.pdf | 9.79 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.