Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30843| Title: | ANALISIS YURIDIS REKAM MEDIS SEBAGAI ALAT BUKTI PADA PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA MALPRAKTEK MEDIS |
| Authors: | AZIZ, ANDRIANSYAH |
| Keywords: | Rekam Medis;Alat Bukti;Pembuktian;Malpraktik Medis;Hukum Pidana |
| Issue Date: | 20-Apr-2026 |
| Publisher: | UMSU |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis kedudukan rekam medis sebagai alat bukti dalam pembuktian tindak pidana malpraktik medis di Indonesia. Rekam medis memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam aspek hukum sebagai dokumen yang memuat riwayat tindakan medis yang diberikan kepada pasien. Dalam konteks hukum pidana, pembuktian tindak pidana malpraktik medis harus didasarkan pada alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), sehingga rekam medis dapat berfungsi sebagai alat bukti surat yang memiliki nilai pembuktian yang signifikan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji pengaturan hukum yang mengatur kewajiban pembuatan, penyimpanan, serta kerahasiaan rekam medis berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini juga berupaya untuk mengidentifikasi sejauh mana rekam medis dapat memberikan kontribusi dalam membuktikan adanya unsur kelalaian atau kesalahan tenaga medis, serta bagaimana peranannya dalam mendukung keyakinan hakim dalam proses pengambilan putusan di persidangan. Selain itu, penelitian ini turut menganalisis kendala kendala yang dihadapi dalam penggunaan rekam medis sebagai alat bukti serta implikasi hukumnya terhadap perlindungan hak pasien dan tenaga medis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji norma, asas, dan doktrin hukum yang relevan. Penelitian ini menitikberatkan pada keabsahan rekam medis sebagai alat bukti, serta bagaimana mekanisme pembuktiannya dalam proses peradilan pidana terhadap kasus dugaan malpraktik medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekam medis memiliki kekuatan pembuktian yang penting dalam perkara malpraktik medis, terutama sebagai alat bukti surat yang dapat mendukung keterangan ahli dan alat bukti lainnya. Keabsahan rekam medis sangat ditentukan oleh kelengkapan, keakuratan, serta pemenuhan prosedur hukum dalam pembuatannya. Dalam praktik peradilan, rekam medis digunakan untuk menilai ada atau tidaknya unsur kelalaian tenaga medis sesuai standar profesi. Oleh karena itu, rekam medis menjadi instrumen yang krusial dalam mengungkap kebenaran materiil dan memberikan kepastian hukum dalam penyelesaian perkara tindak pidana malpraktik medis. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30843 |
| Appears in Collections: | Legal Studies |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI AZIZ-2.pdf | Full Text | 3.44 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.