Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca siswa kelas
II MIS Jabal Noor pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hasil observasi awal
menunjukkan 62% siswa (16 dari 26 siswa) belum mencapai KKM (70) akibat
penerapan metode pembelajaran yang kurang tepat, sehingga siswa cenderung
pasif dan jenuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode SAS
(Struktural Analitik Sintetik) terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen semu (PreExperimental) dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian
mencakup seluruh populasi kelas II yang berjumlah 26 siswa (Total Sampling).
Data dikumpulkan melalui tes kinerja dan lembar observasi yang mengukur aspek
lafal, intonasi, kelancaran, dan suara, yang telah divalidasi ahli dengan tingkat
kelayakan 93% (sangat layak). Analisis data dilakukan menggunakan uji-t (paired
samples t-test) melalui SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan
signifikan pada keterampilan membaca siswa setelah diberi perlakuan metode
SAS. Nilai rata-rata meningkat dari 67,03 (kategori rendah, 13 siswa tuntas) saat
pretest menjadi 87,34 (kategori tinggi, 25 siswa tuntas atau 96%) saat posttest.
Hasil uji paired samples t-test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar
0,000 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa
penerapan metode SAS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan
keterampilan membaca siswa kelas II MIS Jabal Noor.