Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas IV MIS
Jabal Noor pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS),
khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti perubahan wujud benda.
Pembelajaran yang cenderung bersifat konvensional dan terbatasnya variasi media
pembelajaran membuat siswa merasa jenuh, kurang fokus, serta pasif dalam proses
pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan
media interaktif animasi terhadap minat belajar siswa kelas IV MIS Jabal Noor pada
mata pelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan
kuantitatif dengan metode pra-eksperimen (one-group pretest-posttest design).
Populasi penelitian ini melibatkan siswa kelas IV-A MIS Jabal Noor tahun ajaran
2025/2026 yang berjumlah 20 siswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan
teknik Purposive Sampling dengan memilih satu kelas dari kelas IV dijadikan
sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket
minat belajar (mengukur aspek perasaan senang, tertarik, perhatian, dan
keterlibatan) serta dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi oleh ahli (expert
judgment) dengan hasil kelayakan mencapai 96,66%. Teknik analisis data yang
digunakan uji hipotesis (Uji T) yang diolah menggunakan bantuan program SPSS.
Hasil deskripsi data mentah awal menunjukkan adanya peningkatan skor minat
belajar siswa yang signifikan, di mana nilai rata-rata angket setelah perlakuan
(posttest) sebesar 84 lebih tinggi dibandingkan nilai sebelum perlakuan (pretest)
sebesar 38,95. Melalui pengujian hipotesis hasil sig (2-tailed) 0,000 dalam arti hasil
penelitian ini dapat membuktikan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif
berbasis animasi berpengaruh positif secara signifikan dalam meningkatkan minat
belajar IPAS siswa sekolah dasar.