DSpace Repository

PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI PADA PERJANJIAN JUAL BELI ONLINE

Show simple item record

dc.contributor.author DEA, ATIKAH ASMARA
dc.date.accessioned 2026-10-27T02:49:30Z
dc.date.available 2026-10-27T02:49:30Z
dc.date.issued 2026-09-15
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32489
dc.description.abstract Pertumbuhan teknologi digital sudah membawa pergantian signifikan dalam zona perdagangan lewat hadirnya sistem electronic commerce (e- commerce). Aktivitas jual beli yang lebih dahulu dicoba secara konvensional saat ini bergeser ke platform digital yang membolehkan transaksi benda, jasa, serta data secara elektronik lewat internet ataupun fitur komunikasi yang lain. Walaupun membagikan kemudahan serta efisiensi, transaksi jual beli online pula memunculkan bermacam kasus hukum, paling utama terpaut wanprestasi yang dicoba oleh salah satu pihak. Wanprestasi dalam transaksi e- commerce bisa menimbulkan kerugian untuk pihak lain, baik pelakon usaha ataupun konsumen. Oleh sebab itu, dibutuhkan kajian menimpa bentuk- bentuk wanprestasi dalam jual beli online dan upaya proteksi hukum yang bisa diberikan kepada pihak yang dirugikan guna mewujudkan kepastian, keadilan, serta proteksi hukum dalam transaksi elektronik. Tata cara penelitian yang digunakan merupakan penelitian hukum yuridis normatif (normative sah research) dengan watak deskriptif- analitis (descriptive analytical research). Penelitian ini mengkaji norma hukum yang mengendalikan wanprestasi dalam perjanjian jual beli online serta mekanisme penyelesaian sengketanya bersumber pada KUHPerdata, Undang- Undang Data serta Transaksi Elektronik, dan Undang- Undang Arbitrase serta Alternatif Penyelesaian Sengketa lewat riset kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, serta tersier. Hasil penelitian menampilkan kalau dalam aplikasi sistem jual beli online masih banyak permasalahan yang terjalin sehingga menimbulkan terbentuknya sesuatu kerugian pada salah satu pihak. Pasal 1320 KUHPerdata jadi bawah utama dalam memperhitungkan terdapatnya perbuatan wanprestasi yang merujuk pada kegagalan salah satu pihak buat penuhi kewajiban kontrak, semacam penundaan pengiriman benda, pengiriman benda yang tidak cocok dengan deskripsi, pembatalan transaksi sepihak, ataupun penolakan pembayaran tanpa alibi yang legal. Penelitian ini menegaskan berartinya penuhi ketentuan perjanjian serta hak hak dalam pemenuhan kontrak. en_US
dc.publisher UMSU en_US
dc.subject Wanprestasi en_US
dc.subject Jual Beli Online, en_US
dc.subject E-commerce en_US
dc.subject Perlindungan Hukum, en_US
dc.subject Penyelesaian Sengketa. en_US
dc.title PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI PADA PERJANJIAN JUAL BELI ONLINE en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account