| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan jumlah peminjam
produk Kredit Multi Guna (KMG) pada PT Bank Sumut dengan fokus pada segmen
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Sumatera Utara. Latar belakang penelitian
didasarkan pada belum optimalnya capaian pangsa pasar KMG dibandingkan
dengan target manajemen di tengah meningkatnya intensitas persaingan perbankan
dan layanan keuangan berbasis digital. Metode penelitian menggunakan
pendekatan deskriptif dengan kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh
melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis meliputi Analisis SWOT
yang dipadukan dengan Porter Five Forces Model dan Porter Value Chain,
kemudian dirangkum dalam matriks IFE dan EFE untuk memetakan posisi strategis
perusahaan. Hasil penelitian berdasarkan matriks SWOT menunjukkan bahwa PT
Bank Sumut berada pada posisi yang menekankan pemanfaatan kekuatan internal
untuk menangkap peluang eksternal. Kekuatan utama terletak pada basis nasabah
ASN, dukungan pemerintah daerah, serta mekanisme pembayaran melalui sistem
payroll, sementara kelemahan mencakup keterbatasan pemanfaatan layanan digital
dan intensitas promosi. Peluang terbesar berasal dari potensi ASN yang belum
terlayani, sedangkan ancaman utama muncul dari inovasi digital dan persaingan
agresif antar bank. Berdasarkan pemetaan tersebut, strategi yang direkomendasikan
berorientasi pada percepatan digitalisasi layanan KMG, penguatan diferensiasi
produk, serta optimalisasi pemasaran berbasis edukasi daring guna meningkatkan
daya saing dan pertumbuhan pangsa pasar secara berkelanjutan. |
en_US |