Abstract:
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelompokan perilaku penggunaan
transaksi cashless khususnya e-wallet pada mahasiswa di Kota Medan
menggunakan algoritma K-Means Clustering. Empat variabel numerik digunakan
sebagai dasar pengelompokan, yaitu frekuensi penggunaan, nominal transaksi,
kemudahan, dan kepercayaan terhadap keamanan e-wallet. Dua variabel nominal
jenis aplikasi dan tujuan transaksi dimanfaatkan sebagai informasi pendukung
dalam interpretasi hasil. Data diolah melalui sistem aplikasi berbasis Python yang
mencakup tahap input data, pembersihan, normalisasi, proses clustering,
visualisasi, serta penyimpanan hasil ke dalam database MySQL. Hasil penelitian
menghasilkan tiga cluster utama: pengguna aktif dengan variasi aplikasi dan
tujuan transaksi yang luas; pengguna frekuensi rendah yang cenderung memakai
satu aplikasi dan bertransaksi untuk kebutuhan dasar; serta pengguna moderat
dengan pola aplikasi dan transaksi yang bervariasi namun tidak dominan.Temuan
ini memberikan gambaran mengenai pola penggunaan e-wallet di kalangan
mahasiswa dan dapat menjadi referensi bagi institusi maupun penyedia layanan
digital dalam merancang strategi edukasi keuangan yang lebih tepat.