Abstract:
Pembelajaran IPAS merupakan proses yang disusun secara terencana untuk
membantu peserta didik memahami konsep melalui keterlibatan aktif dalam
kegiatan belajar. Namun, pembelajaran IPAS di Sanggar Belajar Kampung Bharu
Malaysia masih menunjukkan hasil belajar yang belum optimal karena
penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi dan media
pembelajaran yang terbatas. Kondisi ini menunjukkan perlunya penerapan
model pembelajaran yang inovatif dan didukung media yang menarik. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan
baamboozle terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan pre-eksperimen tipe one group pretest posttest
design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI di Sanggar Belajar Kampung
Bharu Malaysia yang berjumlah 8 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil
belajar dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPAS siswa
setelah penerapan model discovery learning berbantuan baamboozle, yang
ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 60,00 menjadi 84,38
pada posttest. Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05) yang menandakan bahwa peningkatan hasil
belajar tersebut signifikan secara statistik. Dengan demikian, model discovery
learning berbantuan baamboozle dapat digunakan sebagai alternatif
pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.