Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibel kerja dan rotasi
kerja terhadap kinerja karyawan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan
Cukai Tipe Madya Pabean Belawan, dengan komitmen organisasi sebagai
variabel mediasi. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini berfokus pada
bagaimana fleksibilitas dalam jam kerja dan rotasi tugas dapat mempengaruhi
kinerja karyawan, serta sejauh mana komitmen organisasi dapat memperkuat
hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan asosiatif
kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada
67 responden yang merupakan karyawan di kantor tersebut. Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan
Partial Least Square (PLS) untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa fleksibel kerja berpengaruh positif signifikan
terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t-statistic sebesar 3,420 dan p-value
0,000. Selain itu, rotasi kerja juga menunjukkan pengaruh positif terhadap kinerja,
meskipun dengan nilai t-statistic yang lebih rendah (0,177) dan p-value 0,859,
yang berarti tidak signifikan. ada pengaruh Fleksibel Kerja terhadap Komitmen
organisasi, hal ini dibuktikan dengan hasil uji thitung sebesar 3.549 dengan angka
signifikan 0,000. ada pengaruh Rotasi Kerja terhadap Komitmen organisasi, hal
ini dibuktikan dengan hasil uji thitung sebesar 3,819 dengan angka signifikan
0,000. ada pengaruh Komitmen organisasi terhadap Kinerja, hal ini dibuktikan
dengan hasil uji thitung sebesar 8,533 dengan angka signifikan 0,000. Di sisi lain,
komitmen organisasi terbukti memediasi pengaruh antara fleksibel kerja dan rotasi
kerja terhadap kinerja, dengan nilai t-statistic masing-masing 3,318 dan 5,928,
serta p-value yang signifikan (0,001 dan 0,000). Secara keseluruhan, penelitian ini
menegaskan pentingnya penerapan kebijakan fleksibel kerja dan rotasi tugas
dalam meningkatkan kinerja karyawan, serta perlunya perhatian terhadap
komitmen organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan
memuaskan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi
pengelolaan sumber daya manusia di instansi pemerintah maupun sektor lainnya.