Abstract:
Tingkat kemampuan berhitung siswa kelas II UPT SD Negeri 060868 Medan pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan masih kurang optimal. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional serta minimnya penggunaan media pembelajaran konkret menyebabkan siswa kurang aktif dan kesulitan memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Media Pajurang (Papan Penjumlahan dan Pengurangan) dipilih karena bersifat konkret, visual, dan interaktif, sehingga sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar kelas rendah. Kajian pustaka dalam penilitian ini menitikberatkan pada teori media pembelajaran, pembelajaran matematika di sekolah dasar, kemampuan berhitung, serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar berhitung siswa kelas II melalui penerapan media pembelajaran pajurang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dil akukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar berupa pretest dan postest. Hasil penilitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran pajurang mampu meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar pemahaman konsep pada materi penjumlahan dan pengurangan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata pretest sebesar 64,5 setelah dilakukan siklus I dari media pajurang nilai rata-rata postest sebesar 69,5 setelah dilakukan siklus II diperoleh peningkatan nilai rata-rata sebesar 80,6. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran pajurang efektif dapat meningkatkan hasil belajar berhitung siswa kelas II UPT SD Negeri 060868 Medan serta menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, menarik dan bermakna.