Abstract:
Penurunan kondisi perkerasan jalan merupakan permasalahan infrastruktur yang
dapat memengaruhi tingkat kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu
lintas. Ruas Jalan Lintas Sumatera di Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau,
Kabupaten Deli Serdang, sebagai jalur penghubung antarwilayah, menunjukkan
adanya kerusakan pada lapis permukaan perkerasan lentur di beberapa segmen.
Kondisi tersebut menuntut dilakukannya evaluasi secara sistematis guna
mengetahui jenis, tingkat keparahan, serta nilai kondisi perkerasan sebagai dasar
penentuan tindakan pemeliharaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi tipe dan tingkat kerusakan permukaan perkerasan lentur serta
menentukan nilai kondisi jalan berdasarkan metode Pavement Condition Index
(PCI). Pengumpulan data dilakukan melalui survei visual secara langsung pada
ruas jalan sepanjang 3 km yang dibagi menjadi 30 unit segmen dengan panjang
masing-masing 100 meter. Data yang diperoleh meliputi jenis kerusakan, tingkat
keparahan, dimensi, dan luas kerusakan. Proses analisis dilakukan dengan
menghitung nilai kerapatan (density), deduct value (DV), total deduct value
(TDV), serta corrected deduct value (CDV), hingga diperoleh nilai PCI pada setiap
segmen dan nilai rata-rata kondisi keseluruhan ruas jalan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kerusakan yang dominan terdiri atas retak kulit buaya, retak
memanjang/melintang, retak pinggir, lubang, tambalan, sungkur, bergelombang,
serta pelepasan butiran dengan variasi tingkat keparahan ringan hingga berat. Total
luas kerusakan yang teridentifikasi mencapai 667,00 m². Berdasarkan hasil
perhitungan PCI, kondisi perkerasan ruas jalan penelitian berada pada kategori
tertentu yang mengindikasikan perlunya tindakan pemeliharaan dan perbaikan
sesuai tingkat prioritas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis
bagi instansi terkait dalam menyusun strategi pemeliharaan yang efektif dan
berkelanjutan guna mempertahankan kinerja serta umur layanan perkerasan jalan.