| dc.description.abstract |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains siswa
yang ditandai dengan kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran,
rendahnya kemampuan memahami materi, serta keterbatasan penggunaan model
dan media pembelajaran yang inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen yang
menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Augmented
Reality, untuk mengetahui keterampilan proses sains siswa pada kelas kontrol
dengan pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui pengaruh model
Problem Based Learning berbantuan media Augmented Reality terhadap
keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri
064995 Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
metode quasi experimental dan desain Nonequivalent Control Group Design.
Sampel penelitian adalah peserta didik kelas V yang terdiri dari kelas eksperimen
dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi
keterampilan proses sains. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji
normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (independent sample t-test), serta uji N
Gain. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,05 sehingga
Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media Augmented Reality
terhadap keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD
Negeri 064995 Medan. |
en_US |