Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis
siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Truth or Dare, serta untuk
menganalisis pengaruh penggunaan media tersebut terhadap kemampuan berpikir
kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas V
SDN 067690 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain One Group Pre-Test–Post-Test Design. Sampel dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas VB SDN 067690 Medan yang berjumlah 28 siswa. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, sedangkan analisis data
menggunakan uji statistik melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sebelum penggunaan media
Truth or Dare masih berada pada kategori sedang dan cenderung rendah, dengan
nilai rata-rata pre-test sebesar 44,82, dimana sebagian besar siswa berada pada
kategori standar (71%) dan sisanya pada kategori rendah (29%). Setelah diberikan
perlakuan, kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan yang
signifikan dengan nilai rata-rata post-test sebesar 66,96, dimana mayoritas siswa
berada pada kategori tinggi (79%) dan sisanya pada kategori standar (21%), serta
tidak terdapat lagi siswa pada kategori rendah. Berdasarkan hasil uji hipotesis,
diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 12,982
> t tabel sebesar 1,706, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Truth or Dare
berpengaruh positif, signifikan, dan kuat terhadap peningkatan kemampuan
berpikir kritis siswa kelas V SDN 067690 Medan pada mata pelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan (PKn).