| dc.description.abstract |
Penelitian ini adalah bentuk studi pengembangan yang bertujuan
menghasilkan suatu produk berupa media pembelajaran bernama “TEKOTA”
untuk membantu proses belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II SDN 101736
Medan Krio. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan
membaca permulaan siswa, yang disebabkan karena penggunaan media
pembelajaran yang kurang menarik dan inovatif. Akibatnya, pembelajaran masih
bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Untuk meningkatkan proses belajar
bahasa Indonesia, terutama pada materi "membaca permulaan", dibuatlah media
pembelajaran Tekota sebagai bantuan dalam kegiatan mengajar. Media ini
dikembangkan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan utama,
yaitu Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Namun
dalam penelitian ini, peneliti hanya sampai pada tahap Implementasi. Subjek
penelitian ini melibatkan satu orang guru wali kelas dan 20 siswa kelas II sebagai
responden. Instrumen yang digunakan adalah angket, dalam penelitian ini alat yang
digunakan mencakup angket validasi yang diberikan kepada tiga orang ahli serta
angket kepraktisan yang diberikan kepada guru dan peserta didik. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran TEKOTA (Televisi Kosa
Kata) cocok digunakan dalam proses belajar, karena mendapatkan nilai rata-rata
82,86% dari validator ahli desain media (kategori sangat valid), 91,43% dari
validator ahli bahasa (kategori sangat valid), dan 82,5% dari validator ahli materi
(kategori sangat valid). Dalam hal kepraktisan, media mendapat tanggapan sebesar
96% dari guru (kategori praktis digunakan). Sementara itu, respon dari siswa
mencapai 88,13% (kategori sangat praktis digunakan). Berdasarkan hasil tersebut,
dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran TEKOTA (Televisi Kosa Kata)
memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan, sehingga layak digunakan dalam
kegiatan pembelajaran di tingkat SD. |
en_US |