Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dampak media Simple Booklet terhadap
kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan yang efektif dalam konteks pembelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Studi dilaksanakan pada dua belas siswa kelas lima
Sekolah Dasar Sanggar Belajar Pandan di Malaysia yang dipilih menggunakan pendekatan
sampel total. Metode penelitian kuantitatif dengan desain satu kelompok pra-tes dan pasca-tes
(one-group pre-test post-test) digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan
melalui lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji t
sampel berpasangan (paired samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan
signifikan dalam kemampuan bertanya siswa setelah penerapan media Simple Booklet,
dibuktikan dengan tingkat signifikansi 0.000 (< 0.05). Temuan ini menyiratkan bahwa media
Simple Booklet mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif, yang
tidak hanya mendukung pemahaman materi tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri siswa
dan mendorong mereka untuk mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam. Dengan demikian,
Simple Booklet dapat dipertimbangkan sebagai alternatif yang layak untuk media pembelajaran
tradisional di sekolah dasar, terutama dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis
dan partisipasi aktif siswa dalam pelajaran IPAS.