Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa
Indonesia pada siswa Thailand dengan menggunakan metode bermain peran di
kelas Matayum 3 Islam Witaya School, Thailand. Metode penelitian yang digunakan
ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, masing-masing
melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian
melibatkan 20 siswa Thailand, dan data dikumpulkan melalui tes, observasi, serta
dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan keterampilan
berbicara yang cukup mencolok, terutama dalam aspek pelafalan, tekanan kata,
nada, intonasi, ritme, serta pemilihan kosakata dan struktur kalimat. Rata-rata nilai
siswa meningkat dari 54 pada pratindakan, menjadi 69 pada siklus I, dan mencapai
85 pada siklus II. Selain itu, jumlah siswa yang masuk kategori sangat baik juga
bertambah dari 0% sebelum tindakan, menjadi 15% pada siklus I, dan 30% pada
siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran
efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa Thailand.