| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran
mendalam berpengaruh terhadap literasi sains siswa kelas IV di SD
Muhammadiyah 38 Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya
kemampuan literasi sains siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami
konsep energi, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengaitkan pembelajaran
dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, proses pembelajaran yang masih berpusat
pada guru menyebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam berpikir ilmiah secara
mendalam dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain quasi eksperimen, model Nonequivalent Control Group Design.
Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A (22 siswa) sebagai
kelompok eksperimen dan kelas IV-B (25 siswa) sebagai kelompok kontrol.
Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa penerapan pendekatan
pembelajaran mendalam, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran
konvensional. Data diperoleh melalui tes pilihan ganda yang disusun berdasarkan
indikator literasi sains, meliputi kemampuan mengidentifikasi isu ilmiah,
menjelaskan fenomena secara ilmiah, dan menggunakan bukti ilmiah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan literasi sains pada
kedua kelas, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan
kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 49 menjadi 79
dengan nilai sebesar 57,35% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol
meningkat dari 51 menjadi 64 dengan nilai sebesar 27,20% (kategori tidak
efektif). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi yaitu
0,00 (<0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua
kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam
mampu mendorong siswa untuk memahami konsep secara lebih bermakna dan
mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah. Dengan demikian, pendekatan
pembelajaran mendalam direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran
untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. |
en_US |