Abstract:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya guru yang menggunakan
atau menerapkan pembelajaran yang konvensional dan jarang menggunakan media
pada saat proses pembelajaran berlangsung, Sehingga membuat siswa cukup sulit
untuk menerima pembelajaran dengan baik dan kurang memperhatikan guru pada
saat memberikan materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk: (1)
mengetahui cara pengembangan media pembelajaran Ludo Pintar IPA pada
pembelajaran IPA di kelas V SD Muhammadiyah 13 Medan. (2) mengetahui
tingkat kevalidan media pembelajaran Ludo Pintar IPA. (3) mengetahui tingkat
kepraktisan pengembangan media pembelajaran Ludo Pintar IPA. Metode
pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan
pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan
yang digunakan pada penelitian ini, yaitu model pengembangan 4D yaitu terdiri
dari 4 tahapan antara lain: (1) tahap pendefenisian (define), (2) tahap perancangan
(design), (3) tahap pengembangan (develop), (4) tahap penyebaran (dissemination)
yang diperkenalkan oleh Sivasailan Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melyn
I Semmel. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Ludo Pintar IPA untuk
sekolah dasar terkhusus kepada kelas V. Berdasarkan hasil kevalidan terhadap
media pembelajaran, rata-rata persentase yaitu 98,3% untuk ahli materi, 93,3%
untuk ahli media, dan 86,6% untuk ahli bahasa, artinya media pembelajaran
berkriteria sangat valid. Hasil kepraktisan terhadap media pembelajaran untuk
respon guru diperoleh 100% dan untuk respon siswa diperoleh 88,75%, yang
artinya media pembelajaran berkriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut,
dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pembelajaran Ludo Pintar IPA telah
dinyatakan sangat valid dan sangat praktis.