Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan sains sebelum dan
sesudah menggunakan metode praktikum pada pembelajaran IPAS siswa kelas V
SD AR-Rahman dan untuk mengetahui pengaruh metode praktikum terhadap
keterampilan sains pada pembelajaran IPAS siswa kelas V SD AR-Rahman.
Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode
eksperimen semu (quasi eksperimen). Berdasarkan hasil pre-test presentase
keterampilan sains siswa sebelum menggunakan metode praktikum di kelas V SD
Ar Rahman menunjukan dari 20 responden atau sampel terdapat 85%
keterampilan sains siswa dalam kategori rendah, 15% keterampilan sains siswa
dalam kategori sedang. Rata-rata keterampilan sains sebelum diberi perlakuan (
pretest ) yaitu 64,25% berada pada rentang < 70 yang berarti dalam kategori
rendah. Maka dapat disimpulkan keterampilan sains sebelum menggunakan
metode praktikum dikelas V SD Ar Rahman termasuk kategori rendah. 2.
Berdasarkan hasil post-test analisis sesudah metode praktikum dikelas V SD Ar
Rahman presentase menunjukan dari 20 responden terdapat 95 % keterampilan
sains siswa dalam kategori tinggi, 5 % keterampilan sains siswa dalam kategori
sedang. Dan rata-rata keterampilan sains siswa sesudah diberikan perlakuan atau
menggunakan metode praktikum (posttest) yaitu 87,6% berada pada rentang nilai
interval ≥71 yang berarti dalam kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan
keterampilan sains siswa sesudah menggunakan metode pratikum dikelas V SD Ar
Rahman termasuk kategori tinggi. 3. Berdasarkan uji t diperoleh nilai sig. ( 2
tailed) sebesar 0,000 < 0,05. karena dalam pengambilan keputusan analisis uji-t
jika nilai signifikansi ≤ 0,05 maka terdapat pengaruh. Berdasatkan pedoman uji-t
test maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara
penggunaan metode praktikum terhadap keterampilan sains siswa. Maka Ho
ditolak dan Ha diterima atau terdapat adanya pengaruh penggunaan metode
praltikum terhadap keterampilan sains siswa pada pembelajaran IPAS Kelas V SD
Ar-Rahman.