| dc.description.abstract |
Keberhasilan industri pertambangan dapat diukur dari dampak ekonomi dan
sosial-budaya yang positif. Permasalahan pada sektor pertambangan yang sampai saat ini
masih marak terjadi di Indonesia adalah masalah tidak dilakukannya kewajiban untuk
mereklamasi lahan pertambangan pasca ekplorasi,baik oleh pelaku usaha yang telah
mendapatkan izin Usaha Pertambangan, terlebih lagi yang memang termasuk kategori pelaku
pertambangan tanpa izin (PETI). Pulau Bangka yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung mempunyai ciri khas yang sangat menarik. Pulau ini dikenal akan keanekaragaman
geologi, hayati (fauna dan flora), serta budayanya. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengidentifikasi areal bekas tambang timah di Kabupaten Bangka Tengah; memahami
strategi yang digunakan oleh komunitas Pokdarwis pelintar, dan menggali manfaat wisata
pertambangan bagi masyarakat sekitar Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang
digunakan kualitatif deskriptif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini bahwa
Sudah sahnya izin dari pemerintah daerah setempat untuk mengembangkan sektor pariwisata
di Danau Pading Pertambangan bijih timah di daerah Bangka Tengah telah berlangsung
selama beberapa waktu dan meninggalkan bekas tambang seperti kolong atau danau. Strategi
komunitas Pokdarwis pelintar dalam pengembangan sarana dan prasarana di Kawasan
Destinasi Wisata Danau Pading adalah untuk meningkatkan minat para wisatawan. Industri
pariwisata dianggap sebagai sektor yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan
memberikan dampak positif seperti peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan
pemerintah |
en_US |