Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/7561
Title: Opini Masyarakat Medan Terhadap Calon Legislatif Yang Pernah Terlibat Kasus Korupsi
Keywords: Opini Masyarakat;Legislatif;korupsi
Issue Date: 4-Oct-2019
Abstract: Korupsi adalah masalah besar bangsa Indonesia yang belum dapat diselesaikan sampai sekarang, praktek korupsi yang terjadi hampir dalam, segala lini kehidupan telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang terdepan dalam bidang korupsi. Perkembangan korupsi dari tahun ke tahun semakin meningkat, baik dari kuantitas atau jumlah kerugian keuangan negara maupun dari segi kualitas yang semakin sistematis, canggih serta lingkupnya sudah meluas dalam seluruh aspek masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana opini masyarakat Medan terhadap calon legislatif yang pernah terlibat kasus korupsi. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Komunikasi Politik, Komunikasi Massa, Opini, Masyarakat, Pemilihan Umum, Korupsi, Legislatif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Kualitatif dan menghasilkan data Deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Metode pengumplan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah wawancara dengan informan penelitian sebanyak lima orang yang meliputi Calon Legislatif dan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kantor DPRD Kota Medan dan Kenangan Baru, Jl Garuda Raya, Perumnas Mandala, Kec.Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20226. Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Opini Masyarakat Medan Terhadap Calon Legislatif Yang Pernah Terlibat Kasus Korupsi menjadikan masyarakat lebih bijak dalam memilih Calon Legislatif.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/7561
Appears in Collections:Communication Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI FITRI SAFRIANI.pdf3.52 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.