Abstract:
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh variasi persentase limbah ampas
kopi sebagai alternatif substitusi parsial pasir terhadap karakteristik fisik dan
mekanis mortar. Penelitian dilakukan dengan metode pengujian laboratorium
menggunakan variasi substitusi ampas kopi sebesar 0% (mortar normal), 3%, 5%,
7%, dan 9% terhadap pasir. Dua variasi Faktor Air Semen (FAS) digunakan yaitu
0,35 dan 0,40 pada campuran mortar. Benda uji mortar dibuat dan diuji berat jenis,
absorpsi, serta kuat tekan setelah melalui masa perawatan (curing) selama 28 hari.
Hasil pengujian karakteristik fisik ampas kopi menunjukkan porositas yang tinggi
dengan rata-rata nilai penyerapan air (absorption) mencapai 36,11% yang
berdampak pada peningkatan absorpsi air mortar seiring bertambahnya persentase
campuran. Untuk pengujian mekanis, substitusi ampas kopi sebesar 3% (AK 3%)
memberikan kekuatan tekan mortar yang paling optimum, yakni sebesar 11,07 MPa
untuk FAS 0,35 dan 10,71 MPa untuk FAS 0,40. Kuat tekan mengalami penurunan
bertahap pada variasi campuran berikutnya (AK 5%, AK 7%, dan AK 9%) akibat
tingginya rongga udara serta kandungan senyawa organik alami penahan hidrasi.
Meskipun berada di bawah mortar normal, mortar dengan substitusi ampas kopi
hingga 9% memenuhi klasifikasi standar ASTM C270 Tipe N, sehingga sangat
layak diaplikasikan untuk elemen konstruksi non-struktural.