Abstract:
Hambatan samping merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kinerja ruas
jalan, terutama di kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Aktivitas seperti pejalan kaki, kendaraan berhenti, kendaraan keluar-masuk akses,
dan kendaraan lambat dapat menurunkan kapasitas jalan serta memengaruhi tingkat
pelayanan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
hambatan samping terhadap kapasitas dan tingkat pelayanan pada Ruas Jalan
Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung. Penelitian menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan. Data primer diperoleh melalui
survei volume lalu lintas, hambatan samping, dan kondisi geometrik jalan,
sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan
menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan menghitung
volume lalu lintas, hambatan samping, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan
tingkat pelayanan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas hambatan
samping pada ruas Jalan Williem Iskandar didominasi oleh kendaraan berhenti,
pejalan kaki, kendaraan keluar-masuk akses, dan kendaraan lambat yang termasuk
dalam kategori hambatan samping tinggi. Pada jam puncak pagi arah Pancing
Aksara diperoleh volume lalu lintas sebesar 2.419,6 smp/jam, sedangkan arah
Aksara–Pancing sebesar 2.237,1 smp/jam. Tingginya hambatan samping
menyebabkan penurunan kapasitas efektif ruas jalan dan meningkatkan derajat
kejenuhan sehingga memengaruhi tingkat pelayanan jalan. Oleh karena itu,
diperlukan pengendalian aktivitas samping jalan melalui penertiban parkir,
pengaturan akses keluar-masuk kendaraan, serta peningkatan disiplin pengguna
jalan agar kinerja ruas Jalan Williem Iskandar dapat dipertahankan dan
ditingkatkan.