Abstract:
Jalan Arief Rahman Hakim merupakan salah satu ruas jalan utama di Kota
Medan yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi sehingga rentan terhadap
gangguan hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai
hambatan samping serta kinerja ruas jalan tersebut menggunakan Pedoman
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui
survei lapangan selama satu minggu, yaitu 26 Januari hingga 1 Februari 2026,
meliputi data geometrik jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, dan waktu
tempuh kendaraan. Data sekunder berupa jumlah penduduk Kota Medan dan peta
lokasi diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan terhadap volume lalu
lintas, kapasitas ruas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, dan tingkat
pelayanan jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai hambatan samping pada
jam puncak sore pukul 17.00–18.00 WIB sebesar 369,7 smp/jam/2 arah, yang
termasuk dalam kelas hambatan samping "Sedang (S)". Kapasitas ruas jalan
diperoleh sebesar 2.971,6 smp/jam dengan kecepatan arus bebas 51,41 km/jam.
Derajat kejenuhan arah utara sebesar 0,39 dan arah selatan sebesar 0,34, sehingga
tingkat pelayanan jalan berada pada kategori "B", yang menunjukkan arus stabil
namun kecepatan operasi mulai dibatasi. Disarankan agar aktivitas parkir di bahu
jalan dan pedagang kaki lima ditertibkan guna mempertahankan kinerja ruas jalan
secara optimal.