Abstract:
Jalan tol merupakan jalan bebas hambatan yang menjadi bagian dari sistem jaringan
jalan nasional dan digunakan oleh masyarakat dengan membayar tarif untuk
mendukung kelancaran, keamanan, dan efisiensi perjalanan. Salah satu gerbang tol
yang berperan penting dalam menunjang mobilitas kendaraan adalah Gerbang Tol
Binjai pada jalan tol Medan–Binjai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kapasitas dan pelayanan pada akses keluar-masuk Gerbang Tol Binjai berdasarkan
tingkat kedatangan kendaraan, waktu pelayanan, dan teori antrian First In First Out
(FIFO). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui
survei lapangan selama satu minggu pada pukul 06.00-19.00 WIB. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tingkat kedatangan kendaraan tertinggi di gardu masuk
sebesar 1.218 kendaraan/jam dengan waktu pelayanan 5 detik/kendaraan,
sedangkan di gardu keluar sebesar 580 kendaraan/jam dengan waktu pelayanan 7
detik/kendaraan. Waktu pelayanan tersebut telah memenuhi Standar Pelayanan
Minimal (SPM), yaitu ≤ 7 detik/kendaraan untuk gardu masuk dan ≤ 11
detik/kendaraan untuk gardu keluar. Hasil analisis juga menunjukkan panjang
antrian rata-rata sebesar 2,16 kendaraan pada gardu masuk dan 1,46 kendaraan pada
gardu keluar, sedangkan kapasitas gardu masuk sebesar 406 kendaraan/jam/gardu
dan gardu keluar sebesar 290 kendaraan/jam/gardu masih memenuhi persyaratan
SPM. Dengan demikian, kapasitas dan pelayanan Gerbang Tol Binjai tergolong
baik serta mampu melayani arus kendaraan secara efektif.