DSpace Repository

ANALISIS KOMPOSISI MINERAL DAN KANDUNGAN BESI (Fe) PADA SEDIMEN SUNGAI MENGGUNAKAN METODE XRD DAN AAS (STUDI KASUS : SEGMEN SUNGAI DELI, MEDAN)

Show simple item record

dc.contributor.author PRIHASETYO, SANDHI DWI
dc.date.accessioned 2026-10-09T07:08:09Z
dc.date.available 2026-10-09T07:08:09Z
dc.date.issued 2026-08-19
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32207
dc.description.abstract Penelitian ini mengkaji kandungan besi (Fe) pada sedimen Sungai Deli, Kota Medan, melalui pendekatan gabungan metode X-Ray Diffraction (XRD) dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Analisis XRD terhadap sampel sedimen dari tiga titik sepanjang segmen sungai menunjukkan bahwa koninckite [(Fe,Al)PO₄·3H₂O] merupakan satu-satunya fase mineral kristalin yang secara eksplisit mengandung unsur Fe. Koninckite adalah mineral fosfat sekunder terhidrasi yang terbentuk dari reaksi ion Fe dan Al dengan senyawa fosfat pada kondisi lingkungan yang cenderung asam, diduga berasal dari pelapukan mineral primer pembawa besi dan/atau masukan fosfat dari limpasan pertanian maupun limbah domestik. Puncak utama koninckite muncul konsisten pada 2θ ≈ 10–11° di ketiga titik, dengan faktor kecocokan (Y) tertinggi pada Titik 1 (≈61,60%), diikuti Titik 3 (≈52,12%), dan terendah pada Titik 2 (≈40,62%), menunjukkan variasi kandungan Fe kristalin yang relatif kecil antar titik. Karena XRD bersifat semi-kuantitatif dan hanya mendeteksi fase kristalin, kandungan Fe total dikonfirmasi menggunakan AAS, yang menunjukkan kadar Fe sebesar 9,92% (Titik 1), 6,69% (Titik 2), dan 1,71% (Titik 3) — pola penurunan yang searah dengan hasil XRD namun dengan selisih nilai yang jauh lebih besar. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar Fe dalam sedimen berada dalam bentuk amorf atau teradsorpsi pada permukaan mineral lempung, sehingga tidak terdeteksi oleh XRD. Dengan demikian, koninckite hanya merepresentasikan sebagian kecil dari total Fe dalam sedimen, dan kombinasi XRD-AAS diperlukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai keberadaan Fe, baik dalam bentuk kristalin maupun non-kristalin. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject koninckite en_US
dc.subject besi (Fe) en_US
dc.title ANALISIS KOMPOSISI MINERAL DAN KANDUNGAN BESI (Fe) PADA SEDIMEN SUNGAI MENGGUNAKAN METODE XRD DAN AAS (STUDI KASUS : SEGMEN SUNGAI DELI, MEDAN) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account