Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi verbal dan nonverbal
yang digunakan guru serta penggunaannya dalam peroses penanaman kedisiplinan
siswa di SD Cahaya Azhari Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara
dengan kepala sekolah dan guru SD Cahaya Azhari Medan Marelan serta didukung
dengan informasi mengenai kegiatan disiplin yang diterapkan di sekolah. Data dianalisis
melalui proses pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal guru berperan dalam memberikan
pemahaman dan membimbing siswa melalui arahan, nasihat, dan teguran. Sementara
itu, komunikasi nonverbal digunakan sebagai penguat pesan verbal melalui ekspresi
wajah, kontak mata, gestur, intonasi dan keteladanan guru. Pembentukan karakter
kedisiplinan dilakukan melalui pembiasaan dan program sekolah yang mencakup
disiplin waktu, disiplin terhadap aturan, disiplin dalam belajar, dan tanggung jawab.
Penelitian ini mrnggunakanteori interaksionisme simbolik (George Herbert Mead), yang
memandang komunikasi verbal dan nonverbal guru sebagai simbol yang dimaknai siswa
melalui proses interaksi sosial yang berlangsung berulang di lingkungan sekolah.