Abstract:
Abstrak penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak dalam
Pembinaan Karakter Siswa di MAS Yaspi Labuhan Deli yang bertujuan untuk
mengetahui bagaimana karakter siswa, peran guru dalam membina karakter, serta
faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan akidah akhlak
di sekolah tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang
belum konsisten dalam menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari,
seperti kurang disiplin, kurang memperhatikan pembelajaran, dan belum
sepenuhnya mematuhi tata tertib sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakter siswa di MAS Yaspi Labuhan Deli, mengetahui cara guru Akidah Akhlak
dalam membina karakter siswa, serta mengetahui faktor pendukung dan
penghambat implementasi pendidikan Akidah Akhlak dalam pembinaan karakter
siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di MAS Yaspi
Labuhan Deli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa secara umum
sudah berkembang dengan baik, yang terlihat dari sikap disiplin, sopan santun,
kejujuran, tanggung jawab, saling menghargai, dan kepatuhan terhadap tata tertib
sekolah. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang belum konsisten dalam
menerapkan nilai-nilai tersebut sehingga pembinaan perlu dilakukan secara
berkelanjutan. Guru Akidah Akhlak berperan penting dalam pembinaan karakter
siswa melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat dan bimbingan, serta
penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti diskusi, tanya jawab,
observasi, pembelajaran kelompok, cerita teladan, dan praktik langsung. Guru juga
memberikan teguran dan sanksi yang bersifat mendidik serta melakukan
pendekatan personal kepada siswa yang menunjukkan perilaku kurang baik.
Adapun faktor pendukung dalam implementasi pendidikan Akidah Akhlak meliputi
keteladanan guru, budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), kegiatan
keagamaan, aturan sekolah, lingkungan madrasah yang mendukung, kerja sama
antar guru, serta fasilitas pembelajaran yang memadai. Sementara itu, faktor
penghambatnya antara lain kurangnya motivasi siswa, rasa malas dalam belajar,
kurangnya kedisiplinan, ketidakhadiran siswa, serta pengaruh lingkungan
pergaulan di luar madrasah. Dengan demikian, implementasi pendidikan Akidah
Akhlak berkontribusi dalam pembinaan karakter siswa melalui pembelajaran yang
variatif, keteladanan guru, dan pembiasaan perilaku positif secara konsisten dan
berkesinambungan.