DSpace Repository

PENGARUH PENGGUNAAN AIR HUJAN DENGAN VARIASI KARAKTERISTIK PH SEBAGAI AIR PENCAMPURAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Show simple item record

dc.contributor.author Hasibuan, Rahmat Humala Putra
dc.date.accessioned 2026-10-08T05:16:35Z
dc.date.available 2026-10-08T05:16:35Z
dc.date.issued 2026-08-21
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32155
dc.description.abstract Air merupakan komponen krusial dalam pembuatan beton yang memicu reaksi hidrasi semen. Keterbatasan sumber air bersih mendorong pemanfaatan sumber air alternatif seperti air hujan. Namun, air hujan di berbagai lokasi memiliki karakteristik derajat keasaman (pH) yang bervariasi akibat polusi lingkungan. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan air hujan dengan variasi pH dari tiga lokasi berbeda sebagai air pencampur terhadap nilai slump dan kuat tekan beton mutu rencana f'c 20 MPa berdasarkan SNI 03-2834-2000. Sampel air hujan yang digunakan berasal dari kawasan industri (BH-1, pH ±5,5), kawasan perkotaan (BH-2, pH ±6,3), dan kawasan pedesaan (BH-3, pH ±7,0). Pengujian material penyusun menunjukkan Modulus Kehalusan (FM) agregat halus sebesar 3,12 dan agregat kasar 2,40, serta memenuhi seluruh persyaratan teknis SNI. Benda uji berupa silinder beton berukuran 150 mm x 300 mm diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan Compression Testing Machine (CTM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa keasaman air hujan memengaruhi workability dan perkembangan kuat tekan beton. Nilai slump beton mengalami penurunan seiring bertambahnya tingkat keasaman air hujan. Pada pengujian kuat tekan umur 28 hari, beton dengan air hujan kawasan pedesaan (BH-3, pH ±7,0) menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 22,01 MPa (memenuhi mutu rencana), diikuti air hujan perkotaan (BH-2, pH ±6,3) sebesar 20,87 MPa, sedangkan air hujan kawasan industri yang bersifat asam (BH-1, pH ±5,5) menghasilkan kuat tekan terendah yaitu 20,32 MPa. Secara keseluruhan, penggunaan air hujan dengan pH rendah (asam) terbukti menghambat proses hidrasi semen, melarutkan senyawa kalsium, serta menurunkan kuat tekan beton hingga 7,68% dibandingkan beton normal/netral. Penelitian ini merekomendasikan netralisasi pH air hujan sebelum digunakan sebagai air pencampur beton konstruksi. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Air Hujan en_US
dc.subject Karakteristik pH en_US
dc.title PENGARUH PENGGUNAAN AIR HUJAN DENGAN VARIASI KARAKTERISTIK PH SEBAGAI AIR PENCAMPURAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account