Abstract:
Pendidikan karakter berbasis Islam pada pelajaran PAI sangat penting untuk
membentuk siswa yang beriman, berakhlak baik, dan menerapkan ajaran agama
sehari-hari. Namun, penerapannya di sekolah masih menghadapi kendala, seperti
perbedaan tingkat keagamaan siswa, pengaruh lingkungan, dan cara penyampaian
yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model
implementasi pendidikan karakter Islami pada pembelajaran PAI di SMA
Muhammadiyah 18 Sunggal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis observasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter Islami dilaksanakan
secara terintegrasi melalui pembelajaran PAI, pembiasaan religius, keteladanan
guru, budaya sekolah Islami, serta program keagamaan yang disesuaikan dengan
jenjang peserta didik. Pada kelas X, pembinaan difokuskan pada pembiasaan doa
sebelum belajar, praktik ibadah, dan pembelajaran salat sesuai Himpunan Putusan
Tarjih Muhammadiyah. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana ibadah,
komitmen guru dan pimpinan sekolah, serta budaya religius yang kondusif.
Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang religius
peserta didik, proses adaptasi terhadap budaya Muhammadiyah, dan perlunya
pembinaan yang lebih intensif bagi siswa baru. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa implementasi pendidikan karakter Islami di SMA Muhammadiyah 18
Sunggal telah berjalan dengan baik melalui pembiasaan, keteladanan, dan budaya
sekolah, meskipun masih memerlukan penguatan strategi adaptasi bagi peserta
didik yang berasal dari latar belakang non-Muhammadiyah.