Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Public Service
Motivation dan Work-Life Balance terhadap kinerja pegawai melalui stres kerja
sebagai variabel intervening pada Rutan Kelas IIB Tanjung Pura. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi
penelitian berjumlah 73 pegawai dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan
menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran
kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–
Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Public Service Motivation berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Public Service Motivation juga
berpengaruh signifikan terhadap stres kerja. Selanjutnya, stres kerja berpengaruh
signifikan terhadap kinerja pegawai. Work-Life Balance berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja pegawai, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap
stres kerja. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa stres
kerja tidak mampu memediasi pengaruh Public Service Motivation terhadap kinerja
pegawai maupun pengaruh Work-Life Balance terhadap kinerja pegawai. Dengan
demikian, peningkatan kinerja pegawai pada Rutan Kelas IIB Tanjung Pura lebih
dipengaruhi secara langsung oleh Public Service Motivation dan Work-Life
Balance, sedangkan stres kerja tidak berperan sebagai variabel intervening dalam
hubungan tersebut.