Abstract:
Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif menjadi tantangan dalam
meningkatkan kinerja pegawai di instansi pemerintah, termasuk Badan Keuangan
dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan motivasi
kerja terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain
penelitian korelasional untuk melihat pengaruh antara beberapa variabel. Data
dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari item pertanyaan yang mengukur
Perceived Organizational Support, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja
pegawai. Responden penelitian adalah seluruh pegawai yang bekerja di Badan
Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara, yang berjumlah 88 orang.
Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM)
dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar
variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Organizational Support
memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini
menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan yang dirasakan dari organisasi,
semakin baik kinerja pegawai yang tercermin dalam pencapaian tugas dan
tanggung jawab mereka. Selain itu, motivasi kerja juga memberikan dampak
positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Karyawan yang memiliki
motivasi tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih baik, menjalankan
tugas dengan lebih efektif, serta berkontribusi lebih besar pada tujuan organisasi.
Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan kerja berfungsi sebagai
variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara Perceived Organizational
Support dan kinerja pegawai, serta antara motivasi kerja dan kinerja pegawai.
Dengan kata lain, peningkatan dukungan organisasi dan motivasi kerja tidak
hanya meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan
kepuasan kerja pegawai. Hal ini menegaskan pentingnya untuk menciptakan
lingkungan kerja yang mendukung dan memotivasi, guna meningkatkan kualitas kinerja
pegawai di badan pemerintah.