Abstract:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan proses IPAS siswa
dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang masih berpusat pada
guru serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik
menyebabkan siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar. Oleh karena itu,
diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses
IPAS siswa, salah satunya melalui media permainan dadu. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Pengaruh Media Spin Wheell terhadap Pemahaman Siswa Pada
Pembelajaran IPAS Kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen.
diketahui bahwa jumlah siswa pada kelas kontrol sebanyak 23 orang yang
mengikuti pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa nilai tertinggi
yang diperoleh siswa adalah 90, sedangkan nilai terendah adalah 20. Nilai ratarata pretest sebesar 49 dengan standar deviasi 20. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa tingkat pemahaman awal siswa terhadap materi IPAS masih relatif rendah
serta terdapat variasi kemampuan yang cukup besar antarsiswa.Setelah mengikuti
pembelajaran menggunakan metode konvensional, hasil posttest menunjukkan
adanya peningkatan pemahaman siswa. Nilai tertinggi meningkat menjadi 100,
sedangkan nilai terendah menjadi 50. Nilai rata-rata juga meningkat dari 49 pada
pretest menjadi 75 pada posttest. Peningkatan rata-rata ini menunjukkan bahwa
pembelajaran yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap
materi IPAS. Selain itu, standar deviasi mengalami penurunan dari 20 menjadi 13,
yang menunjukkan bahwa penyebaran nilai siswa pada posttest lebih homogen
dibandingkan saat pretest. Hal ini mengindikasikan bahwa perbedaan tingkat
pemahaman antarsiswa semakin kecil setelah mengikuti pembelajaran.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
penggunaan Media Spin Wheell terhadap Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran
IPAS Kelas V SDN 104202 Bandar Setia.