Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31438Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | Ryan, Khaza Pratama | - |
| dc.date.accessioned | 2026-06-06T01:09:07Z | - |
| dc.date.available | 2026-06-06T01:09:07Z | - |
| dc.date.issued | 2025-11-27 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31438 | - |
| dc.description.abstract | Tindak pidana lalu lintas yang mengakibatkan kematian merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum yang sering terjadi di Indonesia. Tindak pidana ini umumnya disebabkan oleh kealpaan atau kelalaian pengemudi dalam menaati peraturan lalu lintas, yang berdampak fatal terhadap keselamatan jiwa orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan hukum terhadap tindak pidana lalu lintas yang mengakibatkan kematian karena kealpaan, serta meninjau faktor-faktor yang memengaruhi penegakan hukumnya. Kecelakaan lalu lintas juga merupakan salah satu permasalahan serius dalam bidang transportasi yang sering kali disebabkan oleh kealpaan pengemudi. Tindakan kelalaian tersebut dapat berujung pada kerugian besar, bahkan hingga hilangnya nyawa seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana lalu lintas yang menyebabkan kematian akibat kealpaan, memahami faktor-faktor penyebab kealpaan dalam berlalu lintas, serta upaya preventif dan represif dalam menanggulangi pelanggaran hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang undangan dan studi kasus. Penelitian ini menelaah Putusan Nomor 1559/Pid.Sus/2023/PN Mdn sebagai studi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kealpaan pengemudi dapat dipidana berdasarkan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Pasal 359 KUHP, dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun dan/atau denda. Selain itu, ditemukan bahwa faktor manusia merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kealpaan, yang diperparah oleh kondisi kendaraan, infrastruktur jalan, dan lingkungan. Upaya penegakan hukum melalui pemberian sanksi pidana bertujuan memberikan efek jera dan menumbuhkan kesadaran hukum di masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi ilmiah dalam penguatan hukum lalu lintas serta pencegahan kecelakaan akibat kelalaian. penerapan hukum terhadap tindak pidana lalu lintas yang mengakibatkan kematian karena kealpaan masih perlu diperkuat dengan peningkatan kesadaran hukum masyarakat, profesionalisme aparat penegak hukum, dan penerapan sanksi yang proporsional agar tercipta efek jera dan keadilan bagi korban. | en_US |
| dc.publisher | UMSU | en_US |
| dc.subject | Tindak Pidana Lalu Lintas | en_US |
| dc.subject | Kealpaan | en_US |
| dc.subject | Kematian | en_US |
| dc.subject | Penegakan Hukum | en_US |
| dc.title | TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA LALU LINTAS MENGAKIBATKAN KEMATIAN YANG DISEBABKAN KEALPAAN (Studi Putusan Nomor: 1559/Pid.Sus/2023/PN Mdn) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Legal Studies | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI_RYAN KHAZA PRATAMA_ 2106200090.pdf | Full Text | 5.09 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.