Abstract:
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama
perekonomian nasional, namun akses permodalan seringkali terhambat oleh
rendahnya literasi keuangan dan persepsi negatif terhadap birokrasi perbankan.
Penelitian ini dilakukan karena pentingnya memahami bagaimana strategi
komunikasi dapat meruntuhkan hambatan tersebut guna meningkatkan
penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis strategi komunikasi pemasaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk. Kantor Wilayah Medan dalam meningkatkan penyaluran kredit UMKM
melalui pendekatan personal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam
kepada petugas pemasar (Mantri/AO) dan nasabah UMKM, observasi lapangan,
serta studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan
Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi IMC (Integrated
Marketing Communication) melalui elemen Personal Selling menjadi kunci utama
keberhasilan pemasaran. Temuan mengungkapkan bahwa petugas berhasil
membangun rapport yang kuat melalui gaya komunikasi yang santai dan adaptif,
serta berperan sebagai konsultan literasi keuangan yang melakukan "dekoding"
atau penyederhanaan istilah teknis perbankan menjadi bahasa yang mudah
dipahami oleh pelaku usaha. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi
antara transparansi informasi, pendekatan personal yang humanis, dan
pemanfaatan media digital seperti WhatsApp sebagai sarana pemeliharaan
hubungan (relationship maintenance) secara signifikan mampu membangun
kepercayaan (trust) nasabah dan meningkatkan efektivitas penyaluran kredit
UMKM di wilayah Sumatera Utara.