Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31259| Title: | STRATEGI IMAGE RESTORATION PTPN IV DALAM MENGHADAPI KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK PADA KONFLIK ALIH FUNGSI LAHAN BAH BUTONG |
| Authors: | MAYANDANU, DWI INSANI |
| Keywords: | Strategi Restorasi Citra;Krisis Kepercayaan Publik |
| Issue Date: | 18-Apr-2026 |
| Publisher: | UMSU |
| Abstract: | Konflik pengalihan fungsi lahan di Bah Butong telah memicu krisis kepercayaan masyarakat terhadap PTPN IV. Hal ini disebabkan pandangan warga yang melihat perubahan lahan kebun teh menjadi perkebunan sawit sebagai ancaman serius bagi lingkungan, identitas daerah, serta kelestarian mata pencaharian mereka. Sementara itu, perusahaan berupaya mempertahankan legitimasi dan reputasi positifnya lewat narasi pengoptimalan aset, disertai berbagai inisiatif komunikasi guna meredakan penolakan publik. Penelitian ini bertujuan mengungkap penerapan strategi pemulihan citra (image restoration) oleh PTPN IV dalam mengatasi krisis kepercayaan publik akibat konflik pengalihan fungsi lahan di Bah Butong. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung, serta analisis dokumen, kemudian diolah menggunakan model analisis interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana, serta dievaluasi berdasarkan teori Image Restoration karya William L. Benoit. Temuan penelitian mengungkap bahwa PTPN IV menerapkan sejumlah strategi pemulihan citra, khususnya penyangkalan (denial), penghindaran tanggung jawab (evasion of responsibility), pengurangan dampak negatif (reducing offensiveness), dan tindakan korektif (corrective action). Strategi pengakuan kesalahan (mortification) tidak terlihat secara tegas dalam data. Upaya perusahaan melalui sosialisasi, pemberitaan media, dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) memang berhasil mempertahankan citra formalnya. Akan tetapi, kepercayaan masyarakat belum pulih sepenuhnya karena komunikasi yang dilakukan masih bersifat searah dan belum sepenuhnya menanggapi kekhawatiran warga secara komprehensif. Oleh karena itu, strategi pemulihan citra PTPN IV dinilai cukup berhasil meredam konflik di tingkat permukaan, tetapi kurang optimal dalam membangun legitimasi sosial yang kokoh di kalangan masyarakat Bah Butong. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31259 |
| Appears in Collections: | Communication Studies |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI MAYANDANU DWI INSANI.pdf | Full Text | 3.43 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.