Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30964
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorANANDA, KHAIRUNNISA NASUTION-
dc.date.accessioned2026-05-18T01:54:08Z-
dc.date.available2026-05-18T01:54:08Z-
dc.date.issued2026-04-18-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30964-
dc.description.abstractHak Kekayaan Intelektual memberikan bentuk perlindungan eksklusif untuk dapat memenuhi hak ekonomi pencipta melalui royalti. Namun, keharmonisan antara regulasi dengan implementasi sering menimbulkan konflik, seperti masalah transparansi royalti antara musisi atau pencipta dengan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Penelitian ini membahas mengenai bagaimana kedudukan LMK dalam sistem pengelolaan royalti hak cipta di Indonesia, bagaimana mekanisme pengelolaan royalti hak cipta di Indonesia, juga bagaimana dampak ekonomi dari sistem pengelolaan royalti hak cipta. Penelitian ini menganalisis mengenai kedudukan hukum dan implementasi Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebagai lembaga yang dipercaya oleh pencipta atau pemilik hak dalam mengelola hak ekonomi pencipta atau pemilik hak. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Hukum Normatif dengan sifat penelitian deskriptif dengan meneliti bahan pustaka dan data sekunder, penelitian ini juga memiliki pendekatan normatif yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan sebagai acuan penulisan. Serta menggunakan metode analisis kualitatif dengan data yang diperoleh dari studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum dari Lembaga Manajemen Kolektif dalam sistem pengelolaan royalti hak cipta sah dan tidak terhapuskan sebagaimana yang telah diatur pada UUHC dan pernyataan makamah konstitusi. Mekanisme pengelolaan royalti sebagaimana yang telah diatur pada PP 56/2021 dan Permenkum 27/2025 dilaksanakan oleh LMKN dan didistribusikan oleh LMK kepada setiap anggota, namun memiliki beberapa hambatan berupa transparansi dan keadilan yang akan memengaruhi kepercayaan pencipta dan masyarakat. Dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pengelolaan royalti hak cipta adalah kesejahteraan para pencipta dan pemiliik hak cipta di industri musik tanah air dengan proporsi 80% pencipta atau pemilik hak dan 20% untuk operasional, dengan meningkatkan tata kelola, transparansi serta pendistribusian royalti hak cipta diharapkan dapat meningkatkan keseimbangan ekonomi bagi para pencipta atau pemilik hak.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectKedudukan Hukumen_US
dc.subjectLembaga Menejemen Kolektifen_US
dc.subjectRoyalti Hak Ciptaen_US
dc.titleKEDUDUKAN HUKUM LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF DALAM SISTEM PENGELOLAAN ROYALTI HAK CIPTA DI INDONESIAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Legal Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI ANANDA KHAIRUNNISA NASUTION 2206200083 2.pdfFull Text2.76 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.