Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30851
Title: MANAJEMEN KURIKULUM INTEGRATIF DALAM MEMBENTUK TRADISI KEILMUAN DI MTS DAARUL MAFAZA
Authors: Hambali, Usnan
Keywords: manajemen kurikulum;kurikulum integratif
Issue Date: 10-Feb-2026
Publisher: umsu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum integratif dalam membentuk tradisi keilmuan di MTs Daarul Mafaza Kabupaten Deli Serdang. Kurikulum integratif dipahami sebagai upaya penyatuan antara kurikulum nasional dan kurikulum pesantren dalam satu sistem pengelolaan yang utuh guna menghilangkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa integrasi kurikulum di lembaga pendidikan Islam sering kali belum dikelola secara sistematis berdasarkan fungsi-fungsi manajemen yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan pesantren, kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, dan santri. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum integratif di MTs Daarul Mafaza dilaksanakan melalui empat fungsi manajerial, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menyelaraskan visi madrasah dan pesantren dalam struktur kurikulum terpadu. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas antara struktur madrasah dan pesantren. Pelaksanaan diwujudkan dalam integrasi pembelajaran umum dengan tahfidz Al-Qur’an dan kajian kitab kuning. Evaluasi dilakukan secara akademik dan spiritual melalui sistem penilaian terpadu. Implementasi manajemen kurikulum integratif tersebut berkontribusi terhadap pembentukan tradisi keilmuan yang ditandai dengan tumbuhnya budaya membaca, berdiskusi, menghafal, beradab terhadap ilmu, serta keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penerapan fungsi manajemen kurikulum integratif berimplikasi langsung terhadap penguatan tradisi keilmuan Islam yang berorientasi pada kesatuan ilmu, iman, dan amal.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30851
Appears in Collections:Islamic Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
USNAN HAMBALI 45.pdfFull Text5.2 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.