Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30685
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSITI, NURHALIZA-
dc.date.accessioned2026-05-04T07:36:14Z-
dc.date.available2026-05-04T07:36:14Z-
dc.date.issued2026-04-02-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30685-
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi visual dalam menyampaikan pesan sosial, termasuk isu kesehatan mental dan resiliensi. Karikatur yang dipublikasikan melalui media sosial tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengandung makna simbolik. Akun Instagram @bounceback.id dan @yayasanpulih sering memanfaatkan karikatur untuk menyampaikan pesan tentang resiliensi atau kemampuan individu untuk bangkit dari kesulitan hidup. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik visual dan simbolik karikatur bertema resiliensi yang ditampilkan pada kedua akun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik visual dan simbolik karikatur resiliensi melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap unggahan karikatur pada akun Instagram, wawancara dengan narasumber yang relevan, serta dokumentasi terhadap konten yang dianalisis. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengkaji hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) pada elemen visual dan verbal dalam karikatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karikatur pada akun @bounceback.id merepresentasikan resiliensi sebagai kekuatan personal untuk bangkit kembali setelah mengalami kegagalan melalui simbol tokoh yang berusaha berdiri setelah jatuh. Sementara itu, akun @yayasanpulih merepresentasikan resiliensi sebagai proses pemulihan psikologis yang lebih reflektif melalui visual tokoh yang mengalami tekanan emosional namun diarahkan pada harapan dan adaptasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karikatur pada media sosial berfungsi sebagai sistem tanda yang membangun makna resiliensi melalui hubungan antara penanda dan petanda sesuai dengan tujuan komunikasi masing-masing akun.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectSemiotikaen_US
dc.subjectKarikaturen_US
dc.subjectResiliensien_US
dc.subjectKomunikasi Visualen_US
dc.subjectMedia Sosialen_US
dc.titleANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE TENTANG KARIKATUR “ RESILIENSI ” DI AKUN INSTAGRAM @BOUNCEBACK.ID DAN @YAYASANPULIHen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Communication Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Skripsi Siti Nurhaliza Pdf.pdfFull Text2.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.