Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30604Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | ELIZA, LIRA NOVA | - |
| dc.date.accessioned | 2026-04-30T03:59:51Z | - |
| dc.date.available | 2026-04-30T03:59:51Z | - |
| dc.date.issued | 2026-04-06 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30604 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum perdata bagi pemegang hak cipta terhadap maraknya penyebaran film secara ilegal melalui situs streaming yang dilakukan tanpa izin dari pencipta atau pemegang hak cipta. Penyebaran film secara ilegal tidak hanya merugikan pencipta secara ekonomi, tetapi juga melanggar hak moral sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dengan semakin mudahnya akses teknologi dan meningkatnya penggunaan internet, pelanggaran hak cipta dalam bentuk pembajakan dan distribusi ilegal semakin sulit dikendalikan, sehingga dibutuhkan kajian yuridis yang menekankan bagaimana hukum perdata memberikan perlindungan dan mekanisme penyelesaian sengketa bagi pihak yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur terhadap ketentuan hukum yang mengatur hak cipta, khususnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), serta berbagai jurnal dan literatur hukum terkait pelanggaran hak cipta di era digital. Analisis dilakukan untuk menguraikan bentuk tanggung jawab pelaku penyebaran film ilegal serta hak-hak pemegang hak cipta dalam menuntut pemulihan kerugian melalui gugatan perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penyebaran film ilegal melalui situs streaming termasuk dalam kategori perbuatan melawan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1365 KUHPerdata, karena melanggar hak ekonomi dan hak moral pemegang hak cipta. Pemegang hak cipta memiliki hak untuk mengajukan gugatan perdata berupa ganti rugi materiil dan immateriil, penghentian perbuatan melanggar hukum, penyerahan keuntungan yang diperoleh pelaku, serta pemulihan hak moral. Selain itu, Pengadilan Niaga berwenang memeriksa dan memutus sengketa hak cipta yang berkaitan dengan pelanggaran tersebut. Perlindungan hukum perdata ini menjadi instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan efek jera bagi para pelaku pelanggaran hak cipta. | en_US |
| dc.publisher | umsu | en_US |
| dc.subject | Hak Kekayaan Intelektual | en_US |
| dc.subject | Hak Cipta | en_US |
| dc.title | PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PENYEBARAN FILM SECARA ILEGAL MELALUI SITUS STREAMING | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Legal Studies | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PENYEBARAN FILM SECARA ILEGAL MELALUI SITUS STREAMING.pdf | Full Text | 2.81 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.